24 July 2013

Biofuel dari Alga : Energi Masa Depan

Sciencedaily.com Krisis energi menjadi tantangan baru bagi ilmuan untuk dapat menghasilkan sumber energi alternatif. Bahan bakar terbarukan menjadi tujuan yang harus dikejar. Sumber bahan bakar terbarukan diharapkan dapat mencegah krisis energi dan mengurangi produksi gas rumah kaca. Berbagai sumber telah dicoba, jagung misalnya yang dijadikan untuk etanol dan kedelai untuk biodiesel. Tetapi untuk dapat memenuhi kebutuhan dunia, peneliti harus memiliki cara untuk menghasilkan biofuel sebanyak mungkin dan memerlukan ruang produksi yang sedikit.

Alga, tidak seperti jagung atau kedelai, alga dapat menggunakan sumber air dari limbah sampai air payau. Alga juga dapat tumbuh pada plot yang kecil dan intensif. Alga dapat menghasilkan CO2 ketika dibakar, namun juga dapat menyerap CO2 ketika tumbuh. Siklus ini tentunya tidak dapat dilakukan oleh bahan bakar fosil.


Peneliti sedang melakukan penelitian genom Nannochloropsis gadinata yang diduga mampu menghasilkan panen lemak dengan jumlah yang dibutuhkan sebagai sumber energi. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa dengan modifikasi genetik, N gadinata harus mampu menghasilkan biofuel untuk skala industri. Hal ini merupakan masa depan dalam penelitian dan produksi bahan bakar