28 October 2014

Hidrolisat Protein Ikan dan Aplikasinya

Hidrolisat protein ikan merupakan hasil hidrolisis protein ikan menggunakan bantuan bahan-bahan tambahan seperti enzim, asam, dan basa. Hidrolisis protein ikan menghasilkan produk yang lebih sederhana seperti asam amino. Ikatan-ikatan peptida antara asam-asam amino pembentuk protein diputus dengan bantuan katalisator.
Hidrolsat protein ikan
Hidrolisat protein ikan dapat diproduksi menggunakan protein ikan baik dari seluruh tubuh ikan maupun dari hasil samping yang sudah tidak dimanfaatkan. Proses penangkapan ikan kadang kala menghasilkan by catch (bukan merupakan tangkapan utama alat tangkap ikan). Produksi produk perikanan juga menghasilkan limbah yang tidak dimanfaatkan. By catch dan hasil samping merupakan input yang penting dalam proses pembuatan hidrolisat protein ikan.

Hidrolisat protein ikan dapat dibuat dengan cara hidrolisis enzimatis. Hidrolisis enzimatis menggunakan enzim sebagai katalisator pemutusan ikatan peptida. Daging ikan dihomogenisasi sehingga dihasilkan homogenat. Enzim ditambahkan ke dalam homogenat dan dihidrolisis pada suhu, waktu, dan pH yang sesuai untuk memperoleh aktivitas optimal enzim. Proses dilanjutkan dengan inaktivasi enzim (pengaturan suhu dan pH). Supernatan dikumpulkan menggunakan filtrasi ataupun sentrifugasi. Hidrolisat protein ikan dihasilkan setelah supernatan mendapat perlakuan dehidrasi.

Hidrolisat protein ikan dapat digunakan untuk pakan. Saat ini penelitian sedang dilakukan untuk memanfaatkan hidrolisat protein ikan sebagai bahan pangan. Hasil penelitian menyebutkan hidrolisat protein ikan potensial sebagai antihipertensi, antioksidan, dan bisa dimanfaatkan sebagai neutraceutical.

24 October 2014

Kelp sebagai Sumber Biofuel

Laut memberikan sumber daya alam yang bermanfaat untuk kita. berbagai jenis ikan tersedia di laut untuk bisa dimanfaatkan oleh manusia. Bukan hanya untuk pangan, laut juga menyediakan sumber energi untuk manusia misalnya minyak bumi. Namun sekarang ini terdapat permasalahan yang harus dicari solusinya yaitu semakin menipisnya sumber minyak mentah.


Laut kembali menunjukkan manfaatnya bagi manusia untuk masa depan yang lebih cerah. Salah satunya adalah menyediakan rumput laut yang mampu diproduksi menjadi biofuel.

Energi terbarukan menjadi solusi terdepan untuk mengatasi semakin berkurangnya ketersediaan bahan bakar minyak. Penelitian tentunya sudah banyak dilakukan. Alangkah bagusnya jika semakin banyak opsi yang ditemukan. Setidaknya dari sekian banyak opsi, ada satu yang nantinya menjadi energi terbarukan untuk masa depan.

Khanh-Quang Tran adalah salah satu peneliti yang menekuni produksi biofuel. Beliau melakukan penelitian untuk melihat potensi makroalga (rumput laut) sebagai sumber biofuel. Tran memanaskan campuran Laminaria saccharina menggunakan teknik fast hydrotermal liquefaction. Hasilnya adalah Yield yang dihasilkan mencapai 79%. Yield yang tinggi dibandingkan menggunakan yeknik biasa dari spesies yang sama. Terobosan yang dilakukan oleh Tran adalah dengan menggunakan teknik rapid heating.

Penelitian yang dilakukan oleh Tran telah dipublish pada jurnal Quang-Vu Bach, Miguel Valcuende Sillero, Khanh-Quang Tran, Jorunn Skjermo. Fast hydrothermal liquefaction of a Norwegian macro-alga: Screening tests. Algal Research, 2014; DOI: 10.1016/j.algal.2014.05.009  

13 October 2014

Menelusuri Kapang

Kapang
Kata teman kapang itu indah, keren, mengagumkan. Jika melihat dari berbagai hasil penelitian kapang memang potensial untuk diteliti dan dikembangkan. Potensi yang dimiliki oleh kapang sangat luas.