Showing posts with label makanan bayi 0-6 bulan. Show all posts
Showing posts with label makanan bayi 0-6 bulan. Show all posts

15 May 2016

Makanan Sehat untuk Bayi Aktif dan Cerdas

makanan sehat untuk bayi
Banyak sekali iklan yang menawarkan produk-produk makanan sehat untuk bayi. Namun apakah itu bagus dan benar-benar sehat tanpa adanya zat tambahan dan pengawet? Daripada kita ragu dan takut, ada baiknya jika kita memberikan makanan sehat yang kita buat sendiri dari bahan alami bukan instan. Perkembangan anak juga dipengaruhi oleh asupan makanan yang diterimanya. Usia 0-5 tahun merupakan golden age, sehingga ibu-ibu harus benar-benar selektif dalam memilih makanan yang tepat untuk buah hatinya.

Beberapa makanan sehat untuk bayi supaya aktif dan mampu mencerdaskan yang bisa ibu-ibu berikan pada buah hatinya yaitu:

Telur
Telur merupakan salah satu makanan sumber protein dan lemak yang bisa kita berikan kepada bayi. Telur mengandung kolin yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya ingat anak. Namun sebelum memberikannya ada baiknya kita teliti lebih lanjut apakah anak kita alergi terhadap telur. Jika ternyata alergi maka sebaiknya pemberian telur dilakukan pada usia di atas 5 tahun.

Susu
Produk olahan susu sangat membantu untuk perkembangan tulang dan perkembangan otak si buah hati terutama daya ingat. 


makanan sehat untuk bayi
Ikan
Kandungan omega-3 pada ikan sangat berperan penting untuk perkembangan otak dan ketajaman penglihatannya. Kandungan EPA dan DHA pada anak juga mampu membuat buah hati menjadi lebih fokus. Ikan yang sangat bagus dikonsumsi untuk kecerdasan bayi yaitu ikan salmon.

Gandum/serealia
Golongan serealia (gandum, beras, dan beras merah) mengandung glukosa dan vitamin B yang baik untuk kecerdasan bayi.  Serealia berfungsi untuk menjaga dan meningkatkan  aliran darah ke sistem saraf . Kandungan mineral kalium dan zinc yang terdapat dalam serealia membantu otak dan tubuh bekerja optimal.

Daging
Daging sapi bebas lemak kaya akan zat besi. Untuk anak yang aktif, sangat dianjurkan diberikan daging karena mampu menyediakan energi untuk aktivitasnya. Sama halnya dengan serealian, daging juga menyediakan zinc yang berguna untuk kecerdasan buah hati Anda.

Eits.. jangan lupa, makanan sehat untuk bayi ini baru bisa diperkenalkan pada usia di atas 6 bulan. Sebelum usia tersebut ada baiknya bayi diberikan ASI eksklusif. Semoga bermanfaat dan perkenalkan makanan sehat untuk buah hati Anda sejak dini.

24 April 2016

Pentingnya ASI sebagai Makanan Sehat untuk Bayi Usia 0-6 bulan


Makanan Sehat untuk Bayi Usia 0-6 bulan
Bayi membutuhkan asupan makanan untuk dapat tumbuh dengan baik. Tetapi makanan sehat  untuk bayi, terutama yang berusia 0-6 bulan hanya dapat diberikan oleh sang ibu. Makanan apakah itu? Yup tepat sekali, air susu ibu (ASI). Air susu ibu memberikan asupan gizi yang lengkap kepada bayi. Bayi yang berumur 0-6 bulan belum dapat mengkonsumsi makanan lain karena kondisi dalam perutnya yang belum siap.

Misteri manfaat air susu ibu ketika masa breastfeeding masih terus diteliti. Pentingnya air susu ibu dan hubungannya pada perkembangan anak sampai dewasa nanti, hubungan air susu ibu pada pola kecerdasan anak masih terus ditelusuri. Air susu ibu yang diberikan pada usia 0-6 bulan merupakan makanan untuk bayi agar nantinya siap diberikan makanan padat. Air susu ibu berperan dalam adaptasi organ pencernaan bayi agar dapat mencerna makanan padat.

Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian air susu ibu pada pencernaan bayi. Penelitian ini melihat pola dan jenis mikroba yang terdapat pada saluran pencernaan. Mikroba yang terdapat pada saluran pencernaan bayi diduga berperan dalam proses penyerapan nutrisi makanan. Mikroba tersebut juga diduga berperan dalam masa adaptasi bayi untuk siap diberikan makanan padat.


Makanan Sehat untuk Bayi Usia 0-6 bulan
Bayi yang diberikan ASI ekslusif memiliki beberapa jenis bakteri dan tidak terlalu neragam. Bakteri yang dominan adalah bakteri Bifidobacterium. Mikroba tersebut memberikan keuntungan pada pencernaan bayi. Berbeda dengan mikroba yang terdapat pada pencernaan bayi yang diberikan ASI dan susu formula. Memliki jumlah Bifidobaterium yang lebih sedikit. Diet yang diberikan kepada bayi pada awal kehidupan memberikan komposisi, stabilitas, dan keragaman mikroba pada pencernaan. Diet ini berperan pada kesehatan anak secara jangka panjang.

Bayi yang diberikan ASI ekslusif lebih siap untuk diberikan makanan padat. Mikroba yang terdapat dalam pencernaan membantu mencerna makanan yang diberikan. Ketika makanan baru masuk ke dalam pencernaan bayi mikroba baru ikut dalam proses pencernaan. Namun bayi yang mendapatkan tambahan susu formula jumlah mikroba lebih bervariasi dan cenderung memiliki sedikit mikroba yang berperan untuk pencernaan.

Memberikan ASI pada tahap awal kelahiran sangat penting. Oleh karena itu saat lahir, bayi sangat disarankan untuk secara proaktif menyusui kepada ibunya. Air susu ibu memiliki peran secara jangka panjang kepada pertumbuhan anak. Usahakan bayi mendapatkan air susu ibu yang cukup agar dapat tumbuh dengan optimal.